Kapolresta Banda Aceh Berikan Arahan bagi Para Polwan

08 Oct 2026 16:39   Humas   57x dilihat

Kapolresta Banda Aceh Berikan Arahan bagi Para Polwan

BANDA ACEH – Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho memberikan arahan kepada para Polisi Wanita (Polwan) jajaran Polresta Banda Aceh dalam kegiatan yang berlangsung di Meuligoe Rastra Sewakottama, Kamis (8/10/2026) pagi.

Dalam arahannya, Kapolresta menekankan pentingnya menjaga sikap, etika, serta citra institusi Polri, khususnya dalam penggunaan media sosial. Para Polwan diminta bijak dalam bermedia sosial dan tidak mengunggah maupun menyebarkan konten yang dapat mencoreng citra Polwan maupun Polri.

“Pergunakan media sosial secara baik dan benar. Jangan sampai apa yang kita lakukan di media sosial justru mencoreng citra Polwan maupun Polri,” ujar KBP Teguh.

Selain itu, Kapolresta meminta para Polwan untuk mengenali nama-nama pejabat di lingkungan Polda Aceh serta memahami berbagai aturan yang diperbolehkan maupun yang tidak diperbolehkan dalam pelaksanaan tugas.

Menurutnya, setiap personel harus bekerja sesuai ketentuan dan tidak mengabaikan aturan yang telah ditetapkan. Sesama Polwan juga diminta untuk saling mengingatkan apabila terdapat tindakan atau sikap yang dinilai kurang tepat.

“Laksanakan tugas sesuai ketentuan. Kalau ada yang kurang tepat, saling mengingatkan sesama Polwan,” pesannya.

Kombes Teguh juga mengingatkan bahwa jiwa korsa di kalangan Polwan semestinya telah tertanam sejak mengikuti pendidikan. Karena itu, pertemuan seperti ini hendaknya tidak hanya dimanfaatkan untuk menerima arahan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan.

Ia juga mendorong para Polwan untuk terus meningkatkan kemampuan, termasuk penguasaan bahasa asing. Hal tersebut disampaikannya dengan mengingat pengalaman salah seorang Polwan Polresta Banda Aceh yang pernah bertugas sebagai penerjemah saat kedatangan polisi dari Kanada ke Polresta Banda Aceh.

“Manfaatkan momen pertemuan seperti ini sebagai ajang silaturahmi. Tingkatkan juga kemampuan, termasuk bahasa Inggris, seperti yang pernah dilakukan salah satu Polwan kita saat menjadi penerjemah dalam kunjungan polisi Kanada ke Polresta Banda Aceh,” katanya.

Sementara itu, Wakapolresta Banda Aceh AKBP Benny Bathara menyoroti pentingnya pemahaman mengenai sensitivitas gender bagi setiap Polwan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

AKBP Benny mengatakan, dalam kegiatan tersebut terdapat Polwan yang menjelaskan makna dari Esthi Bhakti Warapsari, yang dimaknai sebagai wanita pilihan yang memiliki cita-cita untuk berbakti kepada negara.

Namun, menurutnya, lebih dari sekadar memahami makna tersebut, hal yang penting bagi seorang Polwan adalah memiliki sensitivitas gender dalam pelaksanaan tugas.

“Kami melihat tadi ada Polwan yang menjelaskan terkait makna dari Esthi Bhakti Warapsari, sebagai wanita pilihan yang bercita-cita berbakti untuk negara. Tetapi kembali lagi, peran seorang Polwan yang paling dipentingkan adalah sensitivitas gender,” ujar mantan Kapolres Nagan Raya ini.

Ia menjelaskan, keberadaan Polwan menjadi bagian penting dalam pelayanan kepolisian yang tidak membedakan gender, terutama ketika menangani masyarakat maupun korban yang membutuhkan pendekatan khusus.

Karena itu, AKBP Benny meminta para Polwan untuk berdiskusi dan terus menambah pengetahuan mengenai sensitivitas gender, termasuk memanfaatkan sumber informasi yang tersedia.

“Diskusikan sesama Polwan dan cari ilmu atau googling di internet apa yang dimaksud dengan sensitivitas gender,” katanya.

Selain pemahaman gender, AKBP Benny juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan, terutama terhadap korban yang ditangani dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurutnya, sikap profesional, empati, serta kemampuan menjaga informasi korban merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan yang humanis dan sesuai dengan tugas serta tanggung jawab Polri.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para Polwan jajaran Polresta Banda Aceh semakin solid, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi etika dan ketentuan yang berlaku.

Tags: arahan kapolrestasensitive genderpolwanpolresta banda aceh


Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Tinggalkan Komentar

Anti-Spam: Komentar akan dimoderasi. Hindari penggunaan link, kata-kata tidak pantas, atau promosi.
Minimal 3 karakter. Hindari karakter spesial.
Email Anda tidak akan dipublikasikan.
0/1000 karakter
Jawab pertanyaan matematika di atas untuk memverifikasi bahwa Anda manusia