BANDA ACEH – Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho mengecek kesiapan personel pengamanan pembukaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 di Lapangan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), Banda Aceh, Jumat (9/10/2026) malam.
Pengecekan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai penempatan atau ploting yang telah ditentukan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Banda Aceh turut didampingi Kabag Ops Kompol Mawardi dan Kasat Samapta Kompol Saiful Hadi. Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan pengamanan selama rangkaian kegiatan keagamaan berskala internasional itu berlangsung.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasi Humas Polresta Banda Aceh, Iptu Eddi Musfikar, menyampaikan bahwa pengecekan personel merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan anggota di lapangan.
Menurutnya, setiap personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga pelaksanaan pengamanan dapat berjalan maksimal serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada para ulama, peserta, tamu undangan, maupun masyarakat yang hadir.
“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, mengecek pelaksanaan tugas sesuai ploting, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” ujar Iptu Eddi Musfikar menyampaikan keterangan Kapolresta.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan personel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan yang melibatkan ulama dan peserta dari berbagai daerah maupun negara tersebut.
Karena itu, seluruh anggota yang bertugas diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan, menjalankan tugas secara profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Muzakarah Perkuat Persatuan dan Perdamaian Umat
Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 merupakan forum keagamaan yang mempertemukan ulama dan tokoh keislaman untuk memperdalam kajian tauhid dan tasawuf, sekaligus mempererat silaturahmi serta memperkuat pesan persatuan dan perdamaian umat.
Kegiatan yang berlangsung di Banda Aceh pada 9–11 Oktober 2026 tersebut juga menjadi momentum untuk mengangkat kembali tradisi keilmuan Islam dan tasawuf yang memiliki akar sejarah kuat di Aceh, yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah.
Kehadiran para ulama dan peserta dari berbagai negara menjadikan kegiatan ini memiliki arti penting, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam memperkuat hubungan persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kesiapan pengamanan menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Aparat kepolisian berupaya memastikan para peserta dapat mengikuti setiap agenda dengan aman dan nyaman, tanpa mengabaikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Polresta Banda Aceh berharap, melalui kesiapan personel dan pelaksanaan tugas yang terkoordinasi, seluruh rangkaian Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan khidmat, serta turut menjaga situasi kamtibmas di Kota Banda Aceh tetap kondusif.
Belum ada komentar untuk artikel ini.