BANDA ACEH – Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, mengungkapkan sebanyak 453 laporan kasus tercatat di wilayah hukum Polresta Banda Aceh dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu kejadian yang mendominasi, selain kasus pencurian dan penyalahgunaan narkoba.
Hal itu disampaikan Kapolresta saat memberikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seusai melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Al-Zamzam, Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Jumat Keliling yang dilaksanakan Polresta Banda Aceh sebagai upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan edukatif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kombes Teguh menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima dari 19 polsek jajaran Polresta Banda Aceh, rata-rata terdapat lima laporan kejadian setiap harinya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius kepolisian untuk terus meningkatkan langkah pencegahan melalui patroli rutin serta pendekatan langsung kepada masyarakat.
"Dalam tiga bulan terakhir, terdapat sekitar 453 laporan yang masuk ke Polresta Banda Aceh. Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu kejadian tertinggi, disusul kasus pencurian dan narkoba," ujar Kombes Teguh.
Ia mengatakan, pelaksanaan Shalat Jumat Keliling juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kapolri dalam memperkuat kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dua arah dengan warga untuk menyerap informasi terkait berbagai persoalan kamtibmas di lingkungan masing-masing.
"Kami terus meningkatkan upaya preemtif dan preventif, salah satunya melalui dialog langsung dengan masyarakat. Tentunya, kegiatan ini dilaksanakan dengan terlebih dahulu berkoordinasi bersama pengurus masjid untuk meminta waktu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas," jelasnya.
Ajak Warga Cegah Narkoba hingga Balap Liar
Dalam kesempatan itu, Kapolresta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, terutama dalam mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas dan penyakit masyarakat.
Ia secara khusus mengingatkan warga agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, judi online, balap liar, maupun aksi premanisme yang dapat meresahkan masyarakat.
Menurutnya, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Kapolresta telah menginstruksikan seluruh polsek jajaran untuk mengintensifkan patroli skala besar dan patroli harkamtibmas secara berkelanjutan, terutama pada lokasi dan waktu yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan.
Patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi tindak kejahatan, mulai dari pencurian, aksi premanisme, penyalahgunaan narkoba, hingga balap liar yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu kenyamanan warga.
Selain meningkatkan patroli, Polresta Banda Aceh juga terus mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi dan edukasi kepada masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Kombes Teguh mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
"Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, silakan menghubungi layanan polisi 110 yang bebas pulsa atau melapor langsung kepada petugas SPKT Polresta Banda Aceh," pungkasnya.
Melalui program Jumat Keliling tersebut, Polresta Banda Aceh berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di Banda Aceh dan sekitarnya.
Belum ada komentar untuk artikel ini.