ACEH BESAR – Kapolsek Kuta Baro, Iptu Junaidi, menggelar silaturahmi dan pengajian bersama para santri Dayah Babul Maghfirah di Gampong Lam Alue Cut, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB tersebut turut dihadiri dua personel Bhabinkamtibmas. Selain bersilaturahmi dengan pimpinan dayah, Tgk. H. Masrul Aidi, Lc., kunjungan itu juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara Polri, kalangan santri, dan masyarakat.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, melalui Kapolsek Kuta Baro, Iptu Junaidi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan keagamaan.
Dalam kesempatan itu, Iptu Junaidi turut memberikan pencerahan keilmuan dan mengikuti pengajian bersama para santri. Ia menyampaikan pentingnya menerapkan prinsip memilih guru, ilmu, dan kawan dalam menuntut ilmu agar proses belajar tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian yang baik.
Menurutnya, memilih guru menjadi salah satu hal mendasar bagi seorang penuntut ilmu. Santri diharapkan belajar kepada guru yang memiliki keluasan ilmu, menjaga diri dari hal-hal yang dilarang agama, serta mempunyai pengalaman dan keteladanan yang baik.
Selain itu, para santri juga diingatkan agar mampu menentukan prioritas dalam menuntut ilmu. Ilmu yang menjadi kewajiban setiap muslim atau fardhu ain, seperti dasar-dasar tauhid dan fikih, perlu dipelajari sesuai kebutuhan dan tahapan pembelajaran.
“Menuntut ilmu bukan hanya tentang seberapa banyak pengetahuan yang diperoleh, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut membimbing seseorang untuk menjaga akidah, memperbaiki akhlak, dan menjalani kehidupan dengan baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Iptu Junaidi juga menekankan pentingnya memilih teman dalam pergaulan. Lingkungan pertemanan yang baik dapat mendorong seseorang menjadi lebih tekun, istikamah, dan berperilaku positif. Sebaliknya, pergaulan yang dipenuhi kemalasan, fitnah, adu domba, maupun perilaku merusak perlu dihindari.
Pesan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para santri dalam menjalani proses pendidikan di dayah maupun ketika berinteraksi di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan silaturahmi dan pengajian ini, Polsek Kuta Baro berupaya memperkuat komunikasi dan hubungan harmonis dengan kalangan ulama, santri, serta masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terpelihara sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan silaturahmi dan pengajian berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Belum ada komentar untuk artikel ini.