BANDA ACEH – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST, mengapresiasi jajaran Polresta Banda Aceh yang mengungkap kasus pencurian meteran air milik warga dan mengamankan dua terduga pelaku.
Irwansyah menilai pengungkapan kasus tersebut penting karena aksi pencurian meteran air telah meresahkan masyarakat.
Selain menimbulkan kerugian materi, hilangnya meteran juga berpotensi mengganggu akses warga terhadap layanan air bersih.
“Saya mengapresiasi jajaran Polresta Banda Aceh dan berterima kasih atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian meteran air ini. Tentunya ini memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Kota Banda Aceh,” ujar Irwansyah, Senin (28/9/2026).
Politisi PKS itu menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku yang berasal dari luar Banda Aceh mengaku telah mencuri meteran air di sejumlah lokasi.
Ia berharap kepolisian terus meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat serta mengusut seluruh rangkaian aksi pencurian tersebut.
“Saya berharap pihak kepolisian semakin solid dan sigap dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Banda Aceh,” katanya.
Irwansyah juga mengapresiasi respons cepat polisi dalam menindaklanjuti laporan warga hingga berhasil mengamankan kedua terduga pelaku yang masih berada di wilayah Kota Banda Aceh.
Kasus tersebut bermula saat meteran air milik seorang warga Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, dilaporkan hilang pada Kamis (3/9/2026).
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banda Aceh. Menindaklanjuti laporan itu, Unit V Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
Hasil penyelidikan membuahkan hasil. Pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, polisi mengamankan dua pria di kawasan tepi kali, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.
Keduanya masing-masing berinisial SA (30), warga Aceh Selatan, dan FM (24), warga Pidie.
Dalam pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengaku telah melakukan pencurian meteran air di 13 lokasi.
Satreskrim Polresta Banda Aceh masih melakukan penyidikan untuk mendalami seluruh lokasi serta rangkaian aksi pencurian yang diduga dilakukan keduanya.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya lokasi lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Belum ada komentar untuk artikel ini.