ACEH BESAR – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ingin Jaya menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Aula UDKP Kantor Camat Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.45 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 40 peserta, terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, TNI, Polri, Forum Keuchik, serta para keuchik dalam wilayah Kecamatan Ingin Jaya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ingin Jaya Almubarak Akbar, S.STP., M.M., Danramil 18 Ingin Jaya Kapten Inf. Ulil Mustofa, Kapolsek Ingin Jaya AKP Fazilullah, S.H., M.H., Sekretaris Forum Keuchik Ir. Safwan, serta para keuchik se-Kecamatan Ingin Jaya.

Kegiatan dibuka langsung oleh Camat Ingin Jaya Almubarak Akbar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sosialisasi pencegahan Karhutla merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan, terutama saat membuka maupun membersihkan lahan.
Sementara itu, Danramil 18 Ingin Jaya Kapten Inf. Ulil Mustofa mengatakan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong hingga masyarakat.
“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lahan kering, semak belukar dan lokasi yang mudah terbakar,” ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran kepada aparat TNI/Polri, pemerintah gampong maupun pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan secara cepat.

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Ingin Jaya AKP Fazilullah, S.H., M.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat sekaligus melindungi kelestarian lingkungan.
Menurutnya, pencegahan kebakaran membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Ia mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan, baik untuk membuka maupun membersihkan lahan, karena api dapat sulit dikendalikan dan berpotensi meluas.
“Polsek Ingin Jaya bersama unsur Muspika akan terus melakukan sosialisasi, monitoring dan patroli di wilayah yang dianggap rawan terjadinya Karhutla. Koordinasi dengan masyarakat dan pemerintah gampong juga terus ditingkatkan,” kata Fazilullah.
Dalam kegiatan tersebut, Muspika Ingin Jaya juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, di antaranya tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan untuk membuka atau membersihkan lahan, tidak membuang puntung rokok maupun benda yang dapat memicu api di area mudah terbakar, serta tidak meninggalkan api atau bara setelah melakukan aktivitas di lahan.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan segera melaporkan kepada aparat keamanan, pemerintah gampong atau petugas terkait apabila menemukan titik api maupun kebakaran.
Kegiatan sosialisasi berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.
Sosialisasi tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi Muspika Kecamatan Ingin Jaya dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Ingin Jaya.
Belum ada komentar untuk artikel ini.