BANDA ACEH – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh terus meningkatkan kegiatan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.
Salah satunya dilakukan melalui patroli malam yang dilaksanakan personel Unit Kecil Lengkap (UKL) 4. Kegiatan tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas, terutama pada malam hari.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, melalui Kasi Humas Polresta Banda Aceh, Iptu Eddy Musfikar, mengatakan patroli malam merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif.
“Patroli ini sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada malam hari. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan aman dan nyaman,” kata Eddy, Sabtu (3/10/2026) malam.

Dalam pelaksanaannya, personel UKL 4 melakukan patroli secara mobile dengan menyambangi sejumlah titik, seperti kawasan pusat kota, jalan protokol, tempat berkumpulnya masyarakat, serta lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan.
Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menghindari kegiatan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
Menurut Eddy, kegiatan patroli juga menjadi sarana bagi personel untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Petugas dapat menerima informasi maupun laporan terkait kondisi keamanan di lingkungan sekitar.
“Dengan patroli rutin ini, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sedini mungkin. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada polisi apabila menemukan adanya gangguan keamanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polresta Banda Aceh berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui kegiatan preventif dan preemtif yang dilakukan secara berkelanjutan.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan, terutama pada malam hari, diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi Banda Aceh yang aman dan kondusif,” pungkas Eddy.
Belum ada komentar untuk artikel ini.