BANDA ACEH – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh memberikan pelayanan dan pengamanan secara humanis terhadap massa aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Peduli Agraria (AMPA) di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kamis (1/10/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut diikuti ratusan orang massa aksi. Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan pertanian, agraria, peternakan, lingkungan, serta penanganan pascabencana di Aceh.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, turun langsung memimpin pelayanan dan pengamanan aksi sebagai penanggung jawab kegiatan.
Sebelum pengamanan aksi dimulai, personel terlebih dahulu mengikuti apel yang dipimpin Kabag Ops Polresta Banda Aceh, Kompol Mawardi.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis. Massa aksi yang awalnya menyampaikan orasi di depan gerbang Kantor DPRA kemudian dipersilakan masuk ke halaman kantor untuk melanjutkan penyampaian aspirasi.
Setelah itu, perwakilan massa diterima untuk mengikuti audiensi di ruang rapat Badan Anggaran DPRA.
Dalam audiensi tersebut hadir Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRA Irfansyah, Ketua Komisi II DPRA Khairil Syahrial, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRA Muhammad Rizky, serta Ketua Komisi V DPRA Rijaluddin.
Koordinator lapangan aksi, Teuku Novri Afdhal, bersama massa AMPA menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya evaluasi dan perbaikan kebijakan pertanian Aceh, percepatan tahapan rekon dan rehabilitasi sektor pertanian, serta pelaksanaan tahap rekon pascabencana di sektor pertanian.
Massa juga menuntut transparansi dan akurasi data kerusakan, perlindungan dan pemulihan sektor peternakan, transparansi serta akuntabilitas anggaran, penyelesaian konflik agraria di Aceh, serta penguatan perlindungan lingkungan dan mitigasi bencana hidrometeorologi.
Hasil audiensi tersebut belum menghasilkan kesepakatan. Kedua pihak kemudian sepakat untuk menjadwalkan kembali pertemuan pada Jumat (2/10/2026).
Usai audiensi, massa aksi juga melakukan deklarasi untuk berkonsolidasi di kawasan PKA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho mengatakan, pelayanan terhadap massa aksi dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Pengamanan melibatkan personel gabungan Polresta Banda Aceh, Polda Aceh, Brimob Polda Aceh, serta Satpol PP Provinsi Aceh. Personel tersebut ditempatkan pada sejumlah satuan tugas pelayanan, pengamanan, lalu lintas, negosiator, hingga penegakan hukum.

Aksi unjuk rasa AMPA berakhir sekitar pukul 18.24 WIB. Setelah kegiatan selesai, personel kepolisian mengawal massa kembali ke titik kumpul hingga membubarkan diri dengan tertib.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Kantor DPRA dilaporkan aman dan kondusif. Arus lalu lintas juga berjalan aman dan lancar.
Setelah seluruh rangkaian pengamanan selesai, personel melaksanakan apel konsolidasi yang kembali dipimpin Kabag Ops Polresta Banda Aceh, Kompol Mawardi.
Belum ada komentar untuk artikel ini.