BANDA ACEH – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh melaksanakan kegiatan Saweu Sikula atau Police Goes to School di SMP Negeri 14 Banda Aceh, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus mengampanyekan gerakan Stop Balap Liar.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut diisi dengan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta memahami risiko dan dampak aksi balap liar bagi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, melalui Kasat Lantas Polresta Banda Aceh, Kompol Moch Abdhi Hendriyatna, menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes to School merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan penggunaan perlengkapan keselamatan menjadi hal penting yang harus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Selain itu, personel Satlantas juga memberikan pemahaman mengenai bahaya balap liar yang dapat mengancam keselamatan pelaku, pengguna jalan lain, maupun masyarakat di sekitar lokasi. Para siswa diajak untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar serta menghindari perilaku berkendara yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini turut melibatkan Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Banda Aceh, Kasubnit Kamsel Satlantas Polresta Banda Aceh, serta personel Unit Kamsel. Pihak sekolah juga berpartisipasi melalui kehadiran kepala SMP Negeri 14 Banda Aceh.

Melalui program Saweu Sikula, Satlantas Polresta Banda Aceh berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan berlalu lintas, tetapi juga mampu menerapkan perilaku aman di jalan raya dan menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, serta masyarakat.
Edukasi sejak dini tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran generasi muda untuk mengutamakan keselamatan, menjauhi balap liar, dan berperan aktif dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di Kota Banda Aceh.
Belum ada komentar untuk artikel ini.