BANDA ACEH — Sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian, Propam Polresta Banda Aceh melaksanakan pemeriksaan urine terhadap sejumlah personel. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga integritas, disiplin, serta profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pemeriksaan urine dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan dan deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika di kalangan personel. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polresta Banda Aceh untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba, Selasa (19/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan oleh personel terkait dengan tetap memperhatikan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Setiap anggota diwajibkan mengikuti pemeriksaan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh personel terbebas dari penyalahgunaan zat terlarang.
Plt. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasi Propam Iptu Amiruddin menegaskan bahwa, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat, tetapi juga harus dimulai dari internal institusi kepolisian. Personel yang bersih dari narkoba diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat.
Kegiatan pemeriksaan urine tersebut juga menjadi bentuk komitmen Polresta Banda Aceh dalam mendukung pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Upaya pencegahan dan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mewujudkan institusi Polri yang Presisi, berintegritas, dan dipercaya masyarakat, sebutnya.
Kegiatan pengecekan urine personel secara acak ini merupakan langkah strategis dan sangat panting dalam menjaga wibawa, marwah, dan profesionalisme institusi Polri, khususnya dilingkungan Polresta Banda Aceh.

"Pengecekan urine personel secara acak serta penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) ini bukan semata-mata mencari kesalahan personel, melainkan sebagai bentuk pengawasan, pengendalian dan pembinaan agar seluruh anggota Polri senantiasa disiplin, patuh terhadap aturan, serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat," ujar Iptu Amiruddin.
Pengawasan dan pengecekan urine secara acak usai pelaksanaan apel pagi tersebut sebagai langkah pencegahan dini terhadap pelanggaran disiplin, penyalahgunaan narkotika, judi online, maupun penyimpangan lainnya yang dapat mencoreng citra Polri.
Dari hasil keseluruhan Negatif. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri dalam menjalankan tugas. Kepercayaan itu tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun melalui sikap disiplin, integritas, dan keteladanan setiap personel", Pungkasnya.
Kombes Teguh mengapresiasi hasil pemeriksaan yang menunjukkan personel Polresta Banda Aceh yang dites urine secara acak dinyatakan Negatif narkotika serta tidak ditemukan keterlibatan judi online dan pelanggaran lainnya. Namun demikian, untuk sikap tampang atau performance juga harus diperhatikan.
Seluruh rangkaian pemeriksaan dan pengecekan telah dilaksanakan secara kondusif, dan situasi berjalan lancar. Karena organisasi yang kuat dibangun oleh anggota yang sehat, berintegritas, dan mampu mempertanggungjawabkan setiap tindakan dalam pelaksanaan tugas, tutur KBP Teguh.
Belum ada komentar untuk artikel ini.