Sambut Hari Nelayan Nasional tahun 2026, Muspika Syiah Kuala berencana membentuk Kampung Nelayan Merah putih. Kegiatan ini diawali dengan rapat koordinasi di Kantor Ruang Rapat Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang dihadir Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh , Iskandar, Kapolsek Syiah Kuala AKP Alven Febrino, Danramil 25 Syiah Kuala Kapten Inf. Sutan Radius, Sekcam Muliadi, Perwakilan dari Pemko dan Dinas Koperasi Banda Aceh, Keuchik Gampong Alue Naga serta Panglima Laot Alue Naga.
Kepala Kantor DP2KP Banda Aceh, Iskandar mengatakan hari ini membahas tentang pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih, karena ini adalah salah satu program strategis Pemerintah Kota dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperkuat sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
“ Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian nelayan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan sarana dan prasarana penunjang, serta penguatan kelembagaan kelompok nelayan, “ sebut Iskandar.
Selain itu, lanjut Iskandar, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi pusat pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan.
Kami mengajak untuk sama-sama kolaborasi antara Pemerintah Kota Banda Aceh, aparat keamanan, perangkat Gampong dan seluruh elemen masyarakat khususnya para nelayan dalam mendukung keberhasilan program ini agar seluruh tahapan pembentukan hingga pelaksanaan program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, ajak Kepala DP2KP.
Sementara itu, kata Iskandar, Pemerintah akan melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkala guna memastikan program berjalan sesuai dengan perencanaan, serta mengantisipasi berbagai kendala di lapangan.
Terakhir, Ia berharap agar Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pengembangan kawasan pesisir yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Sementara itu, Kapolsek Syiah, AKP Alven Febrino mengatakan, Polsek Syiah Kuala sangat mendukung pelaksanaan Program Nelayan Merah Putih karena sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
“ Program ini dinilai strategis dalam mendorong kemandirian nelayan sekaligus menjaga stabilitas sosial Ekonomi di wilayah pesisir,” ungkap Kapolsek.
Kami juga menekankan pentingnya sinergitas antara Perangkat Gampong, Pengurus Kampung Nelayan Merah Putih, Aparat Keamanan dan kelompok Nelayan dalam pelaksanaan program agar berjalan optimal dan tepat sasaran, sebut AKP Alven.
Kapolsek mengharpakan, perlunya pengawasan bersama guna mencegah potensi penyalahgunaan bantuan maupun konflik di lapangan.
“ Kami juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk tetap selalu menjaga komunikasi yang baik serta segera melaporkan apabila terdapat permasalahan di wilayah pesisir, baik terkait keamanan, cuaca ekstrem, maupun aktivitas ilegal seperti penangkapan ikan yang tidak sesuai aturan” imbau Kapolsek.
Kapolsek Syiah Kuala sangat berharap Program Nelayan Merah Putih ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat rasa kebersamaan dan nasionalisme di kalangan nelayan.


Belum ada komentar untuk artikel ini.