Aceh Besar – Sebuah rumah milik Muhammad Muazzar Kani (25), warga di kawasan Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan terbakar pada Selasa (16/6/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kebakaran mengakibatkan bangunan rumah mengalami kerusakan yang cukup parah.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Baitussalam Iptu Riyan Asriadi mengatakan, kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah sebelum berhasil dipadamkan. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
“ Proses pemadaman mengalami kendala karena armada pemadam kebakaran kesulitan menjangkau lokasi kejadian. Akses jalan menuju titik kebakaran yang sempit dan padat membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mencapai lokasi dan mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya, “ sambungnya.

Saat mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, personel kepolisian dari Polsek Baitussalam langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu pengamanan lokasi, mengatur arus warga yang memadati area kebakaran, serta melakukan pendataan awal terkait peristiwa tersebut.
Petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran dan perangkat gampong guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama proses pemadaman berlangsung, tambahnya.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses penanganan di lapangan. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," ujar Kapolsek.

Setelah beberapa waktu berjibaku dengan api, petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api sehingga tidak meluas ke rumah warga lainnya.
Aparat kepolisian masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran serta perlunya perhatian terhadap akses jalan menuju kawasan permukiman guna memudahkan penanganan keadaan darurat oleh petugas terkait, tegasnya.
Menurut keterangan dari warga setempat, sebelum kejadian terbakarnya rumah tersebut, sempat terdengan ledakan yang menyebabkan api menghanguskn bangunan semi permanen tersebut.
“ Pemilik rumah sempat pulang sebentar ke rumah ( TKP), lalu membakar sampah di bagian belakang rumah, namun yang bersangkutan tidak menginap di rumah tersebut,. Setelah memastikan sisa pembakaran sampah tidak ada lagi api, ia pulang ke darussalam di rumah nya satu Lagi, “ sebut salah satu warga.

Di TKP jarang di tempati, bisa di katakan rumah singgah keluarga dan barang barang di dalam rumah tidak ada barang yang berharga. Dan juga kami mendengar suara ledakan dari belakang rumah korban, dan melakukan pengecekan serta melihat api sudah membakar bagian belakang rumah, kemudian menghubungi pemadam kebaran serta Polsek Baitussalam, katanya.
Belum ada komentar untuk artikel ini.